Dukung Ketahanan Pangan, Yonif TP 845/KS Bersama Pemkab Beltim Panen Raya di Sawah Eks Jepang

Reportase Babel, Belitung – Batalyon Infantri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 845/Kstaria Satam (KS) menggelar panen raya di Sawah ex Jepang, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sekitar 50 orang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, Komandan Yonif TP 845/KS Letkol Inf Barlian Prabowo, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Belitung Timur Hendri Indramata, bersama tamu undangan lainnya.

Danyonif TP 845/KS Letkol Inf Barlian Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya panen raya tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan seluruh pihak yang telah mendukung hingga kegiatan dapat berjalan sukses.

“Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan bersama,” kata Barlian Prabowo, Rabu (18/2/2026).

BACA JUGA :  Polsek Mentok Ungkap Kasus Pencurian di Kantor BPP Air Belo, Dua Pelaku Diamankan

Panen raya ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Yonif TP 845/KS Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Belitung Timur.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan global, kemandirian pangan menjadi hal yang sangat strategis,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Yonif TP 845/KS, para petani, penyuluh pertanian, perangkat desa, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja keras mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.

Melalui momentum panen raya ini, Khairil berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas. Lahan-lahan yang belum produktif diharapkan dapat dioptimalkan bersama demi mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan di daerah.

BACA JUGA :  Skandal Dapur Sekolah Rakyat Buton Tengah, Dugaan Anggaran Siluman Disorot DPRD dan Tokoh HAM Internasional

“Kita jadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk terus bekerja, berinovasi, dan bergotong royong demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan daerah yang kita cintai,” jelasnya.

Panen raya tersebut tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga gambaran kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun Belitung Timur yang lebih mandiri dan sejahtera.


Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@reportasebabel.com. atau kontak redaksi 0852 3897 3861 Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *